Conquer the Borneo

yup, bulan maret kemaren selama sebulan harus rela nurunin jam on line nya, karena eh karena harus mblusuk - mblusuk di Kalimantan alias Borneo land, bukan hutannya sih, tapi bagi orang jawa thothok (nama gw bukan Totok - pen) yang seumur-umur berkutat di Jawa Tengah,DIY, DKI, Banten, serta JaBar dan JAtim seadanya, udah bisa bilang itu hutan.After_girimukti
Balikpapan, Kota Minyak, domisili selama sebulan untuk ngejalanin tugas dari kantor (fhewww capeknya sebulan), survey lapangan untuk melancarkan proyek dan kerjaan kantor sehingga bisa melebarkan sayap ke daerah Borneo,
Pengalaman, hmmm, banyak banget deh, but, the important one is Aku bukan diriku lagi (hayah, bahasa apa ini), setiap perjalanan akan merubah seseorang, insya allah dengan perjalanan selama sebulan ini membawa dampak positif bagi karakter dan sifat gw….
To be patient, pribadi orang-orang itu jelas berbeda, dari yang paling baik mampir sebantar ke orang tanpa kepribadian sampai ke yang buruk pribadinya… menghadapi pluralitas ini, sebuah pemaksaan tidak serta merta dapat dilakukan, karena membengkokan besi yang keras dengan memberikan gaya besar seketika tentu akan mematahkan besi itu, lakukan secara pelan namun pasti (alon - alon waton klakon kate orang jawa), di tengah pluralitas pun kadang diperlukan sebuah kekuatan, bila dilihat dari faktor kebutuhan dan itikad yang ada maka tak ada salahnya menggunakan kekuatan atau pemaksaan kehendak, itulah hidup!
Loyal or .. setia, yah setelah sebulan di Kalimantan, tingkat kesetiaanku jadi mangkin bertambah nih, karena di sana gw dah liat gimana nasib para buaya - buaya yang meninggalkan asas loyalitas atau kesetiaan, setia itu (SElingkuhan TIada Akhir atau SEtiap TIkungan Ada, halah) bener kok gw cuman setia pada satu orang istri, satu orang tunangan, satu orang kekasih dan seorang selingkuhan.
Padahal, tadinya cuman mo bilang di salah satu sudut kota Balikpapan ada tempat yang namanya Penangkaran Buaya,(fhewwww) pertama ke sana gw pikir kayak pergi ke BonBin atau kayak di peternakan ayam, dan ternyata eh ternyata emang bener kayak di peternakan ayam, tahu kan peternakan ayam ??? itu tuh tempat ayam menyewa kandang dari kelas melati sampai bintang 7, pitik opo yo kuwi? pOkokna sama kandang buayanya itu ada di kanan kiri kita, dibatasi dengan tembok setinggi 1 meter dan ram kawat 50 cm dari kandang eh kolamm tempat buaya bermukim, wah jan fear factor dan uji nyali tenan ik, safetynya jelek, tapi binatang piaraannya ganas2 mana sering terdengar ribut, dan itu buaya katanya bisa loncat tinggi juga  untung masih buaya muda jadi cuman gertakan aja…..he…he…he…
ntar disambung lagi ya, masih banyak unspoken experiences.
FROM BORNEO with U
Buaya_1
 

Leave a Reply