Tak selamanya itu indah

hmm, gmn ya mau memulainya, oke gini deh:
Pada suatu hari, di sebuah tempat yang bernama desa dadapan tersebutlah sebuah rumah yang ditinggali oleh mbok rondho dadapan plus anak semata wayangnya (konon juga sering maen wayang di Ngesti Pendowo atau Sriwedari) berjuluk dan berjudul Andhe - Andhe Lumut (krn slalu pake baju ijo lumut makanya disebut sbg andhe - andhe lumut, coba klo pake kostumnya trio macan bisa disebut AA Loreng)
dan awal cerita itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan cerita selanjutnya ini, kenapa? karena eh karena judi itu haram (kata bang haji)…yah jelas ga nyambung sama crita andhe andhe lumut, karena selanjutnya…setelah menginjak usia dewasa dia pun mulai pengembaraannya, dan terkenal sebagai perompak n perampok nomor satu…berbekal kesaktian yang diwariskan dari gurunya bergelar Sinto Gendheng, dia memasuki area teritori kadipaten tumapel sebuah negara bagiannya Kediri… so, ternyata dia terkesima dengan semua gemerlap kota kecamatan tumapel…. terbersit sebuah hasrat dan ambisi untuk memiliki semua gemerlap di wilayah tumapel itu, maka bersumpahlah dia :" Tidak akan makan buah palapa sebelum menyatukan nusantara"…fheww sumpah paling berat, krn selain harus menyatukan nusantara dengan beribu corak politiknya (mau koalisi dengan siapa coba?) juga harus makan buah palapa…coba deh bayangin satelit palapanya aja segedhe gaban palagi buah palapanya?
Tapi itu tidak menyurutkan langkahnya setindak ke belakang pun, karena selaen ilmu dari gurunya, dia juga dititipi senjata pusaka keluarganya…. Senapan UAK 47 ZI (kombinasi dari senapan UZI dan AK 47, sorry M16 ga bisa digabungin dgn senjata laennya sih) dan kendaraan tempur APC (bisa digunakan untuk mengangkut pasukan atau barang blanjaan)
Tinggal satu yang kurang, tim ahli yang menguasai strategi baik penyerangan maupun pertahanan, maka dipanggilah GM Utut Ardianto, krn pembukaan pertahanan Utut dikenal sebagai sistem pertahanan terkuat dan biosa seketika berubah menyerang dengan formasi 4 - 3 - 3, emang sih sebagai asistennya didatangkan tiga orang ahli taktik: Jose, Arsene dan Rafa kadang-kadang menggunakan jasa freelance dari Frank atau Don Fabio, tergantung kebutuhannya aja….
haduh..semakin ga nyambung…ya wis lah…ditamatin aja ceritanya…
= Tak selamanya sendiri itu INdah =

Leave a Reply