Archive for July, 2007

Pesta di Senayan

Sunday, July 29th, 2007

Gelora Bung Karno, 29 Juli 2007 malam

Nonton final piala asia 2007 yang mempertemukan Arab Saudi vs Irak, bukan masalah hebohnya suporter Indonesia yang ngedukung Irak-dengan berbagai alesan, termasuk gw yg ngedukung Irak krn ada sedikit rasa sakit hati pada kesebelasan Arab yg ngalahin Tim Merah Putih….puas pokoknya

Andai Arab, maen seri pas waktu lawan Indonesia, tentu Senayan malam itu lebih bersahabat, dan Senayan tidak hanya bergemuruh menyebut Irak semata…tapi, ya begitulah sepakbola, teknik dan hati selalu bersama…

Nonton langsung di senayan ternyata beda banget dengan nonton di tipi, emosi lebih terasakan, dan kata temen gw, di situ bisa ngeluarin semua umpatan penghilang stress, fhewww.

Di senayan itu juga pertama kalinya bisa ngeliat SBY secara langsung (walopun dari jarak jauh) bersama Sepp Blaterr dan tentu si Rini Idol (halah)…. Rini ternyata enak juga suaranya, palagi nyanyiin lagu kemenangannya semalem sebelumnya, berbalut kaos Indonesia berwarna merah dengan ikat pinggang putih…hmmm, manis juga…wekekkekekkkk

Lay out panggung penyerahan pialanya juga agak aneh menurut gw, biasanya antara panggung penyerahan medali dan penyerahan piala agak berjauhan….tapi, di GBK panggung penyerahan pialanya ada di belakang panggung penyerahan medali, bila saja SBY mau maju agak ke depan sehingga agak berjauhan dengan kesebelasan Irak mungkin SBY tidak perlu dikerubuti oleh para anggota Timnas Irak, wekekekk, setidaknya Presiden Indonesia salah satu juara asian cup 2007

Pesta kembang api, meriah, tentu lah, dentuman kembang api mulai dimainkan setelah Penyerahan piala asia dilakukan…dummm…track…track…dumm

Jadi saksi sejarah, kapan lagi final piala asia ada di Indonesia??? 4 tahun lagi di Qatar…fheww jauh juga ya

Setelah pesta itu slese, lah kok waktu menunggu keluarnya bis timnas Irak ….
tiba-tiba, temen nonton gw, ga sengaja mendengar percakapan 3 cewek berwajah arabic, temen gw bilang tu cewek arab suroboyoan…hah?!?!?!?! setahu gw kan cuman cina suroboyoan…tak lama setelah itu, ada orang arab yg bertanya pake bahasa arab, untung ngobrolnya agak jauhan, klo tidak pasti udah di amin..amin sama orang laen (dasar wong ndeso, wong arab ngomong kok dikira baca doa:D) lah kok 3 mbak ini malah minta pake bahasa inggris, selidik punya selidik (abis ditanyain ding) ternyata beneran … tu cewek emang orang Surabaya keturunan Arab….wekekekekk, Indonesia emang negara yang besar!!!!!!
sayangnya, mbak2 itu ga mau diajak kenalan trus tukeran nomer telpon…halah…

- — Puas lah pokoknya — -

Dunia…ku….ohhh…dunia

Wednesday, July 18th, 2007

Mentari mulai redup
Sembunyi di balik ufuk
malam pun turun

bintang - bintang mulai semarak
meramaikan layar
memberikan warna
di ruang itu

yaa, sinetron itu akhirnya mulai juga
menanti sinetron kah???
jelas…tidak
sinetron Indonesia tak bisa dinanti
apalagi dinikmati
trus….
buat apa sinetron itu?
aku ga tau
tanya aja sama Punjabi,

yang penting
aku bisa nonton sinetron itu…

bedakah critanya?
tidak jawabku
cantikkah bintangnya?
tentu, tapi bukan itu

trus kenapa?
aku ada di situ
kau peran utamanya?
aku? mimpi aja pun tak berani
figuran?
mungkin…aku tak pasti
kok?
ya begitu
kau atau aku yang gila?
kau sajalah, aku tak minat
trus?
siang ini
aku berbaris di depan
menuntut "reformasi"
RCTI ada,
SCTV hadir,
Metro pun nampak
tapi…
Ada MVP di situ
aksi kupasang
lantang berteriak
sapa tau?!?!

kau emang gila!!!
ya mungkin juga

udah abis deh

Menyalanya sebuah lampu

Wednesday, July 4th, 2007

Tiap hari atau setidaknya tiap sore menjelang, ketika matahari sudah hampir tenggelam meninggalkan hari bersama kegelapan malam…  di jalan - jalan dan di rumah - rumah mulai terlihat cahaya lampu menerangi dunia menggantikan sang matahari….

Lampu, benda yang biasa dilihat dan digunakan, menyalakan lampu? anak kecil pun bisa, selintas proses yang sudah menjadi kebiasaan itu tampak sangat sederhana.. saklar ditekan maka menyalalah si lampu…..

Sebenarnya, menyalakan lampu itu sulit…. pertama, kalau tidak ada orang bernama Thomas Alfa Edison maka bola lampu dengan tingkat keandalan dan ketahanan yg lama… proses penemuan lampu oleh Pak Thomas itu panjang dan membuktikan satu tingkat kerumitan dalam menyalakan lampu…
Tidak berhenti pada sosok bernama Thomas Alfa Edison, untuk menyalakan lampu kita butuh sosok seperti James Watt, Enrico Fermi, Carnot, sampai Herman Daniel Ibrahim…

Menyalanya sebuah lampu membutuhkan tenaga yang disebut sebagai listrik… Listrik dihasilkan dari sumber energi primer, mengubah energi primer menjadi energi listrik melalui peralatan turbin dan generator masing - masing memiliki tingkat kerumitan tersendiri berdasarkan jenis sumber energi primernya, entah air, angin, matahari, panas bumi, batubara, diesel, gas, biomassa ataupun nuklir memerlukan perhitungan yang cermat dalam membangunnya, tambah satu lagi bukan kerumitan menyalakan lampu….

Pembangkit Tenaga Listrik karena faktor keselamatan dan sumber energi primernya maka biasanya terletak jauh dari pemukiman penduduk…  Terus, bagaimana bisa lampu itu menyala? Bagaimana listrik bisa sampai di rumah kita? ya pakai kabel lah…baik kabel udara maupun kabel bawah tanah (under ground cable) itu namanya sistem transmisi dan distribusi tenaga listrik… pernah dengar SUTET, Gardu Induk atau Trafo alias transformator…itu semua adalah beberapa istilah dalam transmisi dan distribusi.

Sambungan Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau SUTET adalah bagian dari transmisi, Transmisi tenaga listrik harus dilakukan pada tegangan tinggi untuk menekan hilangnya daya, karena transmisi dilakukan untuk jarak jauh… SUTET sendiri memiliki tegangan sampai 500 kV, setingkat di bawahnya adalah Sambungan Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di Indonesia ada yang 70 kV (sistem lama) dan 150 kV (sistem baru), Sistem transmisi pada satu titik akan berubah menjadi sistem distribusi, titik itu terjadi ketika daerah di sekitar titik itu adalah pemukiman.

Titik ketika Sistem transmisi berubah menjadi sistem distribusi adalah Gardu Induk. Di sini tegangan transmisi diturunkan menjadi 20 kV dan disalurkan ke Trafo distribusi. Trafo distribusi inilah yang akan mengalirkan listrik ke rumah - rumah dengan tegangan 220 volt.

Transformator atau trafo adalah alat penting dalam sistem transmisi dan distribusi, trafo berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tegangan sehingga memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Jadi, Menyalanya sebuah lampu di rumah…bukan hal biasa tapi sesuatu yang sangat kompleks dan sungguh luar biasa!!!!

==ingat 17 22 ==